Senin, 23 Maret 2009

SISTEM POIN BARU DITUNDA HINGGA 2010

Munculnya banyak kecaman yang dilontarkan para pembalap dan tim-tim Formula 1 terkait rencana penerapan system poin baru, membuat FIA (asosiasi balap mobil dunia) gerah juga. Dan hal tersebut membuat FIA untuk memutuskan menunda kebijakan baru itu hingga musim 2010.


Seperti yang telah diketahui, bahwa beberapa hari lalu FIA telah mengeluarkan regulasi (aturan) baru terkait balapan Formula 1 musim 2009. Yakni peraih gelar juara dunia ditentukan berdasarkan jumlah kemenangan yang telah diraih. Jika ada dua tim atau lebih yang memiliki jumlah kemenangan sama, baru gelar juara dunia didasarkan pada total poin.


Hal inilah yang memicu komentar negative berkaitan dengan regulasi baru tersebut. Sejumlah pembalap seperti, Jenson Button, Ruben Barrichello, Lewis Hamilton, serta FOTA (asosiasi tim-tim F1) mengungkapkan ketidaksetujuannya. FOTA pun mulai menekan FIA untuk membatalkan regulasi baru tersebut dan mempertanyakan validitas peraturan baru tersebut.

"Pada 17 Maret, FIA World Motorsport Council telah menolak usul yang telah diajukan FOTA terhadap sistem poin untuk perlombaan antarpembalap F1. Proposal 'pemenang terbanyak menjadi juara' yang diajukan pemegang hak komersial (yang telah diberi tahu bahwa tim-tim juga perlu diperhatikan) pun kemudian disahkan," bunyi pernyataan FIA mengenai alasan penentuan kebijakan tersebut sebagaimana dilansir Autosport.
"Tapi, apabila tim-tim F1 saat ini tidak setuju dengan sistem baru itu, implementasi hal tersebut akan ditunda hingga 2010," lanjut pernyataan FIA.


Pasalnya, regulasi baru tersebut terkesan dipaksakan. Padahal, musim 2008 lalu yang penentuan juara dunianya masih menggunakan system total poin, persaingan dalam merebut gelar juara berlangsung sangat seru antara Lewis Hamilton dan Felippe Massa hingga sampai tikungan terakhir dan lap terakhir.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar