
Pembalap Brawn GP, Jenson Button kembali berhasil menjadi juara pada Grand Prix Bahrain yang berlangsung di Sirkuit Sakhir pada Minggu (26/4/2009). Dan Button meraih juara tersebut harus dengan kerja keras dan kemampuan mobil yang pas-pasan.
Pada seri awal ini, Brawn-Mercedes nampak mengesankan. Dengan Button yang mampu memenangi dua seri sebelumnya, yakni GP
Hal ini terlihat saat babak kualifikasi hari Sabtu lalu, dimana justru pembalap

Keberhasilan Button meraih kemenangan kemarin terletak pada konsisten dan strategi jitu, serta keberanian menyalip di lap awal. Karena berdasarkan perhitungan bahan bakar dan strategi pit stop, seharusnya Vettel yang unggul pada balapan tersebut. Dan pasangan
Sialnya bagi Vettel, dia mengawali start buruk hingga berhasil disalip beberapa pembalap dibelakangnya.
Ditambah lagi setelah keluar pada pit stop pertama, Vettel harus tertahan oleh pembalap

Sedangkan Button sendiri juga harus bekerja keras ketika start. Pasalnya Lewis Hamilton dari McLaren-Mercedes yang mobilnya dilengkapi dengan KERS mampu melejit saat start. Padahal Hamilton start diposisi kelima, saat start pun ia tinggal menekan tombol KERS dan langsung melejit keposisi ketiga.
Melihat hal ini, Button pun pantang menyerah. Ia lantas memaksa untuk menyalip kembali
Setelah itu, Button tinggal disiplin menerapkan strategi dan menjaga konsistensi kecepatannya hingga menyentuh garis finish. Button pun semakin kukuh dipuncak klasemen pembalap dengan 31 poin.
Kedepannya nanti, ancaman Button datang dari tim Red Bull, khususnya Sebastian Vettel. Karena mobil Red Bull terlihat sangat cepat ketika lomba, dan Vettel pun berpeluang untuk naik ke puncak klasemen dalam beberapa lomba kedepan.
Sementara itu, tim Ferrari kemarin berhasil meraih poin dan beranjak dari posisi juru kunci di klasemen konstruktor. Setelah GP Bahrain ini Ferrari menempati posisi kesembilan dari sepuluh tim dan meraih 3 poin.
Yakni Kimi Raikkonen yang kemarin berhasil menyumbang 3 poin pertama bagi Ferrari, dengan finish diposisi keenam. Memang Ferrari musim ini tampil mengecewakan. Selain memiliki mobil yang lamban, mobil berkode F60 ini juga gampang rusak.
Terbukti saat balapan kemarin, mobil Felipe Massa mengalami gangguan. Yakni ia harus kehilangan telemetri (system data dari mobil ke garasi), ditambah lagi dengan masalah KERS yang mengganggu. Praktis Massa pun tidak dapat berbuat banyak pada GP Bahrain kali ini.
Tapi Ferrari mampu diselamatkan oleh Kimi Raikkonen. Meskipun mobilnya lamban dari pada Brawn GP, Toyota, McLaren dan Red Bull, tapi Kimi Raikkonen berusaha keras untuk dapat bertahan diposisi keenam dan menyelamatkan 3 poin pertamanya dan juga 3 poin pertama untuk Ferrari.

Hasil Grand Prix
1. Jenson Button, Brawn-Mercedes
2. Sebastian Vettel, Red Bull-Renault
3. Jarno Trulli,
4. Lewis Hamilton, McLaren-Mercedes
5. Rubens Barrichello, Brawn-Mercedes
6. Kimi Raikkonen, Ferrari
7. Timo Glock,
8. Fernando Alonso, Renault
Fastest lap: Trulli, 1 menit 34,556 detik
Klasemen Pembalap (Setelah 4 dari 17 lomba)
1. Jenson Button 31 poin
2. Rubens Barrichello 19
3. Sebastian Vettel 18
4. Jarno Trulli 14,5
5. Timo Glock 12
6. Mark Webber 9,5
7. Lewis Hamilton 9
8. Fernando Alonso 5
9. Nick Heidfeld 4
10. Heikki Kovalainen 4
Klasemen Konstruktor
1. Brawn-Mercedes 50 poin
2. Red Bull-Renault 27,5
3.
4. McLaren-Mercedes 13
5. Renault 5
6. Toro Rosso-Ferrari 4
7. BMW-Sauber 4
8. Williams-Toyota 3,5
9. Ferrari 3
Tidak ada komentar:
Posting Komentar