Rabu, 20 Mei 2009

PERSETERUAN FERRARI DENGAN FIA

FERRARI ANCAM MUNDUR DARI F1

Pertikaian antara Ferrari dan FIA (federasi balap internasional) yang mewarnai F1 musim ini seakan menyita perhatian tersendiri. Bahkan, perseteruan yang ditimbulkan karena FIA ngotot untuk meloloskan regulasi budget cap senilai 40 juta pounsterling (sekitar Rp 600 Milyar) tersebut semakin memanas dengan ancaman Ferrari yang akan keluar dari balapan F1 musim depan.


Ferrari dengan tegas menolak regulasi ganda yang coba diterapkan FIA untuk musim balap 2010. Yakni bagi tim F1 yang mau mengikuti regulasi budget cap 40 juta pounsterling, diberikan kebebasan ekstra dalam hal regulasi. Seperti bebas memasang peralatan aerodinamika pada badan mobilnya dan regulasi yang lainnya.

Sementara yang tidak mengikuti budget cap, harus rela mengikuti regulasi yang ketat, pembatasan peralatan aerodinamika dan pembatasan yang lain.


Selain itu Ferrari sebagai salah satu tim kaya di F1 keberatan adanya pembatasan anggaran 40 juta pounsterling untuk satu musim balap. Karena, biasanya Ferrari bisa menghabiskan duit sekitar Rp 4 trilyun hanya untuk mengikuti satu musim balap.

Bahkan sikap menolak Ferrari ini mendapat dukungan dari tim F1 lainnya, seperti BMW-Sauber, Red Bull, Toyota dan Renault.

Tak hanya itu, Ferrari juga menggugat FIA di pengadilan Prancis. Ferrari menyebut bahwa FIA telah memaksakan regulasi tanpa harus dirundingkan dulu dengan tim-tim F1 lainnya. Serta dengan tegas menolak regulasi budget cap 40 juta pounsterling. Ferrari menuntut bahwa regulasi untuk musim 2010 tersebut harus dibatalkan.


Mendapat gugatan dan ancaman mundur dari Ferrari, malah membuat FIA membuka rahasia yang bisa membuat perseteruan tersebut semakin memanas. FIA menyatakan bahwa sejak tahun 1998, Ferrari memiliki hak veto atas semua regulasi yang akan dikeluarkan oleh FIA.

Artinya, Ferrari adalah “anak emas” di balapan Formula 1. Dan Ferrari juga bisa menolak regulasi yang akan dikeluarkan FIA, jika hal itu dirasa tidak menguntungkan Ferrari.

Nampaknya lontaran penyataan FIA ini, ditujukan untuk dapat memecah kekompakkan tim-tim F1 yang sekarang sedang mendukung Ferrari.

Menarik kita simak perseteruan antara Ferrari yang didukung tim-tim kaya F1 dengan FIA ini. Akankah Ferrari berhasil menang dalam gugatan di pengadilan? Ataukah FIA malah berhasil memecah kekompakkan tim pendukung Ferrari? Atau jangan-jangan Ferrari benar-benar keluar dari F1 musim depan?


FERRARI vs FIA

Akar Masalah:
Pada musim balap F1 2010, FIA telah memaksakan regulasi budget cap 40 juta pounsterling. Tim F1 yang mengikuti budget cap ini mendapat kebebasan lebih dalam penerapan regulasi, seperti bebas mengembangkan aerodinamika pada mobil dan lainnya. Sementara yang tidak mengikuti budget cap harus rela mengikuti regulasi yang ketat, seperti pembatasan mengembangkan aerodinamika dan lain-lainnya.
Tujuannya, yakni untuk menekan biaya pengeluaran F1 dan mengundang tim-tim peserta baru di balapan F1

Perseteruan:
Ferrari yang didukung BMW-Sauber, Red Bull dan Toyota merupakan tim kaya di F1, menolak regulasi ganda tersebut. Bahkan Ferrari dengan lantang mengancam mundur dari F1 jika regulasi tersebut tetap dijalankan musim depan. Ferrari lantas menggugat FIA di pengadilan Prancis.

FIA kemudian melontarkan pernyataan, bahwa sejak 1998 Ferrari merupakan “anak emas” di balapan F1. Dan Ferrari mempunyai hak veto untuk menolak regulasi yang dikeluarkan FIA jika regulasi tersebut tidak menguntungkan Ferrari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar