
Babak latihan GP China di Sirkuit
Akankah ini tanda-tanda dominasi Jenson Button dan Brawn GP akan kembali terulang pada GP
Dengan kemampuan kecepatan tersebut membuat Button memasang target tinggi di GP China ini. Atau minimal ia dapat mengulang sukses pada dua lomba sebelumnya, yakni meraih pole position. Button juga mengakui bahwa Sirkuit Shanghai adalah salah satu sirkuit favoritnya.
Setelah dua seri berjalan, sebelum GP China, ternyata kekuatan tim Formula 1 masih belum bergeser. Brawn GP masih menunjukkan kekuatan dan kecepatannya, begitupula dengan
Mungkin yang mencatat progress mencolok hanya ditunjukkan oleh dua tim kaya, yakni Ferrari dan McLaren-Mercedes.

Pada dua lomba sebelumnya, nampak Ferrari mampu unggul dari McLaren, sementara di
Ternyata progress membaik McLaren tersebut adalah berkat perangkat aerodinamika baru yang mereka bawa di
Penggunaan aerodinamika baru pada bagian diffuser tersebut termasuk yang pertama dilakukan setelah keputusan legal di sidang FIA mengenai diffuser kreatif. Maka jangan heran kalau pada seri-seri selanjutnya banyak tim Formula 1 yang bakal meniru desain diffuser kreatif.

Sedangkan progress buruk dicatatkan oleh Ferrari di Shanghai. Setelah tampil mengecewakan pada dua seri sebelumnya, Ferrari masih belum menunjukkan segera membaik di Sirkuit
Tetapi saat babak latihan kemarin, performa dua pembalap andalannya, Felipe Massa dan Kimi Raikkonen sangat buruk. Keduanya hanya mampu menempati posisi ke 12 dan 14. Bahkan Massa secara terang-terangan mengungkapkan performa mobilnya yang buruk dan menurun dibandingkan dua seri sebelumnya.
Akankah penampilan Ferrari akan kembali terpuruk di Sirkuit Shanghai pada lomba hari minggu ini? Kemungkinan besar hal tersebut akan kembali dialami oleh Ferrari jika tidak segera membenahi perangkat aerodinamika dan kecepatan mobilnya.
Ban Kembali Jadi Masalah
Bridgestone kembali membawa dua jenis ban yang sama ketika balapan di GP Australia, yakni ban super soft (yang memakai lingkaran hijau di bagian sampingnya) dan ban medium.
Yang jadi masalah pada GP Australia lalu adalah ban super soft. Karena banyak pembalap mengeluh soal ketahanan ban super lunak tersebut.
Meski pada babak latihan pada GP China banyak pembalap yang mencatat waktu tercepat dengan menggunakan ban super soft. Tapi masalahnya, ban tersebut cepat habis terkoyak. Bahkan butiran-butiran karet yang terlepas pada ban sampai mengotori lintasan dan beterbangan mengenai helm para pembalap.
Padahal sesuai regulasi bahkan semua pembalap harus menggunakan dua jenis ban tersebut. Oleh karena itu, pada saat latihan kemarin banyak tim Formula 1 yang fokus pada cara pemakaian komposisi ban yang baik untuk digunakan pada lomba hari minggu.
Pada babak kualifikasi nanti kemungkinan besar ban super soft akan menjadi pilihan utama. Tapi yang menarik untuk diperhatikan adalah kapan ban super soft tersebut akan digunakan pada lomba hari Minggu nanti, yang berlangsung 56 lap. Mungkinkah di awal lomba? Atau diakhir lomba?
Pasalnya, jika strategi salah pilih ban, maka dapat dipastikan lomba bisa amburadul.
Hasil Latihan GP Tiongkok (Sesi Kedua)
1. Jenson Button, Brawn-Mercedes1 menit 35,679 detik
2. Nico Rosberg, Williams-Toyota1:35,704
3. Rubens Barrichello, Brawn-Mercedes1:35,881
4. Mark Webber, Red Bull-Renault1:36,105
5. Sebastian Vettel, Red Bull-Renault1:36,167
6. Jarno Trulli, Toyota1:36,217
7. Kazuki Nakajima, Williams-Toyota1:36,377
8. Timo Glock, Toyota1:36,548
9. Heikki Kovalainen, McLaren-Mercedes1:36,674
10. Sebastien Bourdais, Toro Rosso-Ferrari1:36,800
11. Adrian Sutil, Force India-Mercedes1:36,829
12. Felipe Massa, Ferrari1:36,847
13. Lewis Hamilton, McLaren-Mercedes1:36,941
14. Kimi Raikkonen, Ferrari1:37,054
15. Sebastien Buemi, Toro Rosso-Ferrari1:37,219
16. Nelson Piquet Jr., Renault1:37,273
17. Robert Kubica, BMW-Sauber1:37,491
18. Nick Heidfeld, BMW-Sauber1:37,544
19. Fernando Alonso, Renault1:37,638
20. G. Fisichella, Force India-Mercedes1:37,750
Tidak ada komentar:
Posting Komentar