Senin, 20 April 2009

SEBASTIAN VETTEL JUARA GP CHINA

McLAREN MEMBAIK, FERRARI KEMBALI BURUK

Red Bull-Renault tampil luar biasa pada GP China di Sirkuit Shanghai kemarin, Minggu (19/4/2009). Setelah pada babak kualifikasi meraih pole position, saat lomba mampu meneruskan dengan meraih juara melalui pembalap Sebastian Vettel.

Tak hanya itu, rekan setimnya, Mark Webber juga unjuk kemampuan dengan berhasil finish ditempat kedua, setelah start dari posisi ketiga. Tim yang dipimpin Christian Horner ini mampu mendominasi balapan dari start hingga finish ditengah guyuran hujan.


Memang sejak babak kualifikasi kemampuan mobil Red Bull sempat diragukan untuk bisa memenangi lomba pada hari minggu. Pasalnya, Red Bull berhasil meraih pole position dengan menggunakan mobil yang ringan, dikarenakan membawa sedikit bahan bakar.

Seandainya balapan berlangsung kering dan safety car tidak terlalu sering keluar, maka Brawn GP layak jadi juara karena membawa banyak bahan bakar dan mudah menentukan strategi saat lomba.

Hal ini diakui oleh Christian Horner. Dia bilang, seandainya lomba dilintasan kering, maka Vettel dan Webber harus kerja ekstra keras. Sebab, seandainya lomba kering Red Bull akan menggunakan strategi pit stop tiga kali untuk menyelesaikan lomba yang berlangsung 56 lap.


Saat lomba hari Minggu, hujan deras mengguyur Sirkuit Shanghai. Semua strategi pun harus berubah. Karena derasnya hujan, lomba harus dimulai dibelakang safety car selama beberapa lap.

Hal inilah yang membantu Red Bull untuk menghemat pemakaian bahan bakar. Tak hanya itu, Red Bull juga sangat dibantu dengan keluarnya lagi safety car di pertengahan lomba saat Robert Kubica menabrak Jarno Trulli.
Dan beruntungnya lagi, safety car keluar tepat ketika Brawn GP masuk pit stop pertamanya. Alhasil, Button dan Barrichello tak bisa memperlebar jarak untuk menjauh dari kejaran Red Bull. Dan diakhir lomba, Vettel dan Webber pun dengan mudah finish diurutan pertama dan kedua.


Dengan hasil kemenangan di GP China ini, Red Bull pun mulai memasang target yang lebih tinggi lagi. Pasalnya, tanpa memakai diffuser kreatif atau double decker diffuser saja mereka sudah dapat meraih kemenangan. Ditambah lagi Red Bull telah berjanji untuk meng-update mobil RB5, dan siap menurunkannya di bulan Mei nanti. Dan seluruh anggota tim Red Bull pun optimis bahwa update tersebut akan sangat berbahaya bagi para pesaing lainnya dan dapat melanjutkan sukses yang telah diraih sekarang.

Sementara itu tim McLaren-Mercedes akhirnya menunjukkan progress yang membaik, setelah kedua pembalapnya, Lewis Hamilton dan Heikki Kovalainen mampu meraih poin. Kovalainen finish diposisi lima dan Hamilton ditempat keenam.

Sedangkan Ferrari kembali tampil buruk dan tidak meraih poin sama sekali. Kimi Raikkonen hanya mampu finish di posisi kesepuluh, dan Felipe Massa malah gagal finish akibat kerusakan pada system kelistrikkannya.


Setelah GP China ini, seluruh personel tim Formula 1 harus berangkat langsung ke Bahrain. Karena seri keempat pada GP Bahrain akan digelar minggu ini (26/4/2009) di Sirkuit Sakhir. Dan kemungkinan besar lomba akan berjalan kering atau tidak hujan. Akankah Red Bull kembali mendominasi lomba? Ataukah Brawn GP masih yang terbaik?

Hasil Grand Prix China 2009

1. Sebastian Vettel RBR-Renault 1:57:43.485

2. Mark Webber RBR-Renault +10.9 secs

3. Jenson Button Brawn-Mercedes +44.9 secs

4. Rubens Barrichello Brawn-Mercedes +63.7 secs

5. Heikki Kovalainen McLaren-Mercedes +65.1 secs

6. Lewis Hamilton McLaren-Mercedes +71.8 secs

7. Timo Glock Toyota +74.4 secs

8. Sebastien Buemi STR-Ferrari +76.4 secs

9. Fernando Alonso Renault +84.3 secs

10. Kimi Räikkönen Ferrari +91.7 secs

11. Sebastien Bourdais STR-Ferrari +94.1 secs

12. Nick Heidfeld BMW Sauber +95.8 secs

13. Robert Kubica BMW Sauber + 106.8 secs

14. Giancarlo Fisichella Force India-Mercedes +1 Lap

15. Nico Rosberg Williams-Toyota +1 Lap

16. Nelsinho Piquet Renault +2 Laps

17. Adrian Sutil Force India-Mercedes Not Finish by Accident

18. Kazuki Nakajima Williams-Toyota Not Finish by Problem Transmission

19. Felipe Massa Ferrari Not Finish by Problem Electrical

20. Jarno Trulli Toyota Accident damage


Klasemen Sementara Pembalap 2009

1 Jenson Button British Brawn-Mercedes 21 poin

2 Rubens Barrichello Brazilian Brawn-Mercedes 15 poin

3 Sebastian Vettel German RBR-Renault 10 poin

4 Timo Glock German Toyota 10 poin

5 Mark Webber Australian RBR-Renault 9.5 poin

6 Jarno Trulli Italian Toyota 8.5 poin

7 Nick Heidfeld German BMW Sauber 4 poin

8 Fernando Alonso Spanish Renault 4 poin

9 Heikki Kovalainen Finland McLaren-Mercedes 4 poin

10 Lewis Hamilton British McLaren-Mercedes 4 poin

11 Nico Rosberg German Williams-Toyota 3.5 poin

12 Sebastien Buemi Swiss STR-Ferrari 3 poin

13 Sebastien Bourdais French STR-Ferrari 1 poin

14 Adrian Sutil German Force India-Mercedes 0 poin

15 Felipe Massa Brazilian Ferrari 0 poin

16 Kimi Räikkönen Finland Ferrari 0 poin

17 Giancarlo Fisichella Italian Force India-Mercedes 0 poin

18 Kazuki Nakajima Japanese Williams-Toyota 0 poin

19 Robert Kubica Polish BMW Sauber 0 poin

20 Nelsinho Piquet Brazilian Renault 0 poin


Klasemen Sementara Konstruktor 2009

1 Brawn-Mercedes 36 poin

2 RBR-Renault 19.5 3 Toyota 18.5 poin

4 McLaren-Mercedes 8 poin

5 BMW Sauber 4 6 Renault 4 poin

7 STR-Ferrari 4 8 Williams-Toyota 3.5 poin

9 Ferrari 0 poin

10 Force India-Mercedes 0 poin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar